Depan
Profil
Berita
Info Pekurban
Distribusi
Formulir Peserta THK
FAQ
Kontak
Kembali
Kurban THK Hingga Perbatasan Negeri
Jakarta, 29 September 2013 - Wilayah perbatasan Indonesia dengan negara tetangga sebagian masih merupakan daerah yang cukup tertinggal, baik dari segi ekonomi maupun akses terhadap layanan publik lain seperti pendidikan dan kesehatan. Menyadari akan kekurangan tersebut, Tebar Hewan Kurban Dompet Dhuafa (THK) menyelenggarakan pemotongan kurban hingga menjangkau daerah-daerah perbatasan. Daerah tersebut diantaranya, perbatasan Nusa Tenggara Timur dengan Timor Leste, perbatasan Kalimantan Timur dengan negara bagian Sabah, Malaysia Timur, dan perbatasan Provinsi Papua dengan Papua Nugini.

"Sasaran kurban THK memang tidak di kota, namun menjangkau daerah-daerah yang mungkin tidak terjangkau oleh orang lain. Kami bersyukur bahwa THK memiliki jaringan peternak yang sangat luas sehingga dapat memotong kurban dimanapun dalam jumlah berapapun, insya allah," tutur Yuli Pujihardi, Direktur Eksekutif THK (7/11)

Menurut Yuli, berbeda dengan penerima manfaat di kota yang sebenarnya tidak terlalu susah mendapatkan daging pada saat non lebaran haji, di daerah terpencil, makan daging merupakan sesuatu yang berharga. Seperti halnya di Atambua (NTT), walaupun warga setempat katakanlah banyak memiliki hewan, ternyata mereka tidak sampai hati mengonsumsi karena lebih memilih untuk dijual.

"Di Jakarta, orang miskin dengan lima ribu rupiah bisa mendapat sepotong daging sapi kecil. Di daerah tidak ada yang menjual ketengan. Maka mereka sangat berharap bahwa saudara-saudara mereka yang mampu memotong kurban di sana," imbuh Yuli. []